{"id":1311,"date":"2024-06-08T03:16:27","date_gmt":"2024-06-08T03:16:27","guid":{"rendered":"https:\/\/aisofoll.qiteplanguage.org\/?p=1311"},"modified":"2024-06-11T02:04:06","modified_gmt":"2024-06-11T02:04:06","slug":"news-test-1","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/aisofoll.qiteplanguage.org\/index.php\/news-test-1\/","title":{"rendered":"Siaran Pers: Kembangkan Pembelajaran Bahasa Dinamis melalui AISOFOLL"},"content":{"rendered":"<figure class=\"wp-block-post-featured-image\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"420\" src=\"https:\/\/aisofoll.qiteplanguage.org\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/1633954663-2.png\" class=\"attachment-post-thumbnail size-post-thumbnail wp-post-image\" alt=\"\" style=\"object-fit:cover;\" srcset=\"https:\/\/aisofoll.qiteplanguage.org\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/1633954663-2.png 640w, https:\/\/aisofoll.qiteplanguage.org\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/1633954663-2-300x197.png 300w\" sizes=\"(max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/figure>\n\n\n<p>Pesatnya pemanfaatan teknologi telah memengaruhi berbagai bidang, tak terkecuali bidang pendidikan. Integrasi teknologi menjadi salah satu poin penting dalam mendukung dan meningkatkan pembelajaran bahasa karena dapat menjangkau khalayak yang lebih luas, terlepas dari lokasi geografis mereka. Teknologi membuat pembelajaran campuran menjadi lebih nyata dan dapat meningkatkan keterlibatan siswa dengan cara-cara baru. Namun, integrasi yang belum pernah terjadi sebelumnya ini mungkin menjadi tantangan bagi guru dan siswa. Mereka dituntut harus mampu mengoperasikan berbagai perangkat yang mendukung proses pembelajaran secara efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam perspektif berbeda, Direktur SEAQIL, Dr Luh Anik Mayani berpendapat bahwa, \u201cTeknologi dapat membawa dampak pada budaya yang dinamis dalam perkembangan masyarakat modern. Situasi pandemi juga memengaruhi pria dan wanita secara berbeda. Kesetaraan gender menjadi salah satu perhatian yang muncul dalam perkembangan teknologi baru. Dengan demikian, kesetaraan gender harus ditempatkan di garis depan agenda dalam merancang peran baru dalam teknologi.\u201d Lebih lanjut, Luh Anik berharap pemberdayaan perempuan akan meningkatkan keterlibatan mereka dalam pengembangan inovasi di bidang teknologi.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal tersebut disampaikan pada kegiatan Simposium Internasional Tahunan untuk Pembelajaran Bahasa Asing yang ke-12 (<em>The Twelfth Annual International Symposium of Foreign Language Learning\/The 12th AISOFOLL<\/em>)<em>&nbsp;<\/em>pada tanggal 6?7 Oktober 2021. Simposium&nbsp; tersebut diselenggarakan dengan moda campuran dan mengusung tema, \u201cThe Use of Technology to Assist Teachers and Students in Language Learning\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Deputi Direktur Administrasi dan Komunikasi SEAMEO Secretariat, Dr. Kritsachai Somsaman, yang membuka simposium secara resmi menyebutkan bahwa tema simposium tahun ini sangat signifikan bagi kemajuan masa depan pendidikan, terutama dengan gerakan pembelajaran berkelanjutan. \u201cSecara pribadi, saya sangat senang melihat penggunaan&nbsp;<em>Augmented Reality<\/em>&nbsp;dan&nbsp;<em>Virtual Reality<\/em>&nbsp;dalam pembelajaran bahasa. Terima kasih untuk para pembicara dan peserta atas kontribusi besar dalam pemanfaatan teknologi yang memudahkan dan membantu siswa memiliki pembelajaran menyenangkan serta sukses mencapai tujuannya\u201d ungkap Kritsachai.<\/p>\n\n\n\n<p>AISOFOLL ke-12 mengangkat enam subtema berikut:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><em>Evolution and Impact of Technology to Assist Teachers and Students in Language Learning<\/em><\/li>\n\n\n\n<li><em>Technology to Assist Gen Z\u2019ers Language Learners<\/em><\/li>\n\n\n\n<li><em>Technology to Improve Students\u2019 4Cs Competency<\/em><\/li>\n\n\n\n<li><em>Technology for the Enhancement of Language Skills<\/em><\/li>\n\n\n\n<li><em>Technology to Assess Students\u2019 Learning Achievement<\/em><\/li>\n\n\n\n<li><em>Technology of Virtual Reality (VR) and Augmented Reality (AR) in Language Learning.<\/em><\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>SEAQIL mengundang empat pembicara utama untuk dua sesi pleno simposium, yakni Euan Bonner (Kanda University of International Studies, Jepang), Russel Stannard (Teacher Training Videos.com, Inggris Raya), Frances Sinanu (Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia), dan Dr Randall Martin (British Columbia Council for International Education (BCCIE), Kanada). Selain itu, SEAQIL juga mengundang 6 pembicara undangan, 12 pemakalah saji, 6 pemakalah nonsaji, dan hampir 300 partisipan dari Filipina, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, dan Thailand.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan hadirnya para pakar pendidikan bahasa serta guru dan pendidik bahasa, simposium ini diharapkan dapat menjadi wadah yang baik untuk belajar, berdiskusi, serta berbagi hasil penelitian dan praktik yang baik tentang integrasi teknologi dalam pembelajaran bahasa.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Tentang SEAMEO QITEP in Language (SEAQIL)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>SEAMEO<em>&nbsp;Regional Centre for Quality Improvement of Teachers and Education Personnel<\/em>&nbsp;(QITEP)&nbsp;<em>in Language<\/em>&nbsp;(SEAQIL) merupakan salah satu pusat regional dari&nbsp;<em>The Southeast Asian Ministers of Education Organization<\/em>&nbsp;(SEAMEO) atau Organisasi Menteri-Menteri Pendidikan se-Asia Tenggara. Di Indonesia, SEAQIL berada di bawah koordinasi Kemendikbud dan berfokus pada pengembangan kualitas guru bahasa (Bahasa Indonesia sebagai Penutur Asing (BIPA), Arab, Jepang, Jerman, dan Mandarin) serta tenaga kependidikan melalui pelatihan, seminar, lokakarya, dan pelayanan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Narahubung:<br>Farrah Halimatussadyah (+62)895-4120-42002<br>Divisi Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat<br>SEAMEO QITEP in Language<br>Jalan Gardu, Srengseng Sawah, Jagakarsa<br>Jakarta Selatan, Jakarta 12640<br>INDONESIA<\/p>\n\n\n\n<p>Telepon: 021 78884106<br>Pos-el: ppr@qiteplanguage.org<br>Laman: qitepinlanguage.org<\/p>\n\n\n\n<p>Twitter: QITEPinLanguage<br>Instagram: qitepinlanguage<br>Facebook: qiteplanguage<br>YouTube: SEAMEO QITEP in Language<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pesatnya pemanfaatan teknologi telah memengaruhi berbagai bidang, tak terkecuali bidang pendidikan. Integrasi teknologi menjadi salah satu poin penting dalam mendukung dan meningkatkan pembelajaran bahasa karena dapat menjangkau khalayak yang lebih luas, terlepas dari lokasi geografis mereka. Teknologi membuat pembelajaran campuran menjadi lebih nyata dan dapat meningkatkan keterlibatan siswa dengan cara-cara baru. Namun, integrasi yang belum&hellip;&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1382,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"neve_meta_sidebar":"","neve_meta_container":"","neve_meta_enable_content_width":"","neve_meta_content_width":0,"neve_meta_title_alignment":"","neve_meta_author_avatar":"","neve_post_elements_order":"","neve_meta_disable_header":"","neve_meta_disable_footer":"","neve_meta_disable_title":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1311","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/aisofoll.qiteplanguage.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1311","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/aisofoll.qiteplanguage.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/aisofoll.qiteplanguage.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aisofoll.qiteplanguage.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aisofoll.qiteplanguage.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1311"}],"version-history":[{"count":15,"href":"https:\/\/aisofoll.qiteplanguage.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1311\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1399,"href":"https:\/\/aisofoll.qiteplanguage.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1311\/revisions\/1399"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/aisofoll.qiteplanguage.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1382"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/aisofoll.qiteplanguage.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1311"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/aisofoll.qiteplanguage.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1311"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/aisofoll.qiteplanguage.org\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1311"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}